Organic farming can be considered as one of the simple ways to practice sustainable agriculture. This farming method uses natural biological system as the basis. This article will elaborate about the importance of having knowledge related to organic farming for our environment.

There are two main reasons why organic farming is beneficial to our ecosystem. First, it has provided us the opportunity to have a close cycle of production. Instead of letting our by product such as dry leaves and fruit peel to a waste, with a composting method it can be transformed into something useful like a fertilizer. This way, a minimum amount of waste and cheaper sources of fertilizer can be obtained. Second, the method of organic farming is environmentally friendly. A farmer who applied the principle of organic will have a better condition of land, especially the microbiological activity in the deep of soil. A recent study showed that organic land has a good amount of microorganism that beneficial for nutrition uptake by the plant.

One of the main obstacles of implementing organic farming was the lack amount of available land. Organic farming needs to be implemented in the particular area that already assessed to become organic farm. The criteria of organic farm required a purified land with very limited synthetic contaminant. In some countries, the number of usages of the synthetic compound might not be tolerated at all. That is why starting an organic farm is not a simple process.

In conclusion, organic farming may provide farmer a way to support the sustainable agriculture practice. Since agriculture can play a major role for mankind, it is up to the people to succeed the development of agriculture while preserving the natural resources.


Pertanian organik dapat dianggap sebagai salah satu cara sederhana untuk melakukan pertanian secara berkelanjutan. Metode pertanian ini memanfaatkan sistem biologis alami sebagai dasarnya. Artikel ini akan menjelaskan mengenai pentingnya memiliki pengetahuan tentang pertanian organik untuk lingkungan.

Terdapat dua alasan utama mengapa pertanian organik dapat bermanfaat bagi ekosistem kita. Pertama, metode ini memberikan kita kesempatan untuk memiliki siklus produksi tertutup. Dibandingkan dengna membiarkan sisa hasil pertanian diantaranya daun kering dan kulit buah menjadi limbah, kita dapat melakukan pengomposan sebagai pupuk. Dengan cara ini, jumlah limbah dapat diminimalisir dan pupuk dapat didapatkan secara lebih terjangkau. Kedua, metode pertanian organik adalah metode yang ramah lingkungan. Petani yang mengimplementasikan cara organik akan memiliki kondisi lahan yang lebih baik terurtama pada aktivitas mikrobiologis di dalam tanah. Studi yang baru dilakukan menunjukkan bahwa tanah pada pertanian organik memiliki jumlah mikroorganisme yang baik untuk menunjang penyerapan nutrisi oleh tanaman.

Salah satu hambatan utama dalam mengimplementasikan pertanian organik adalah sedikitnya jumlah lahan yang tersedia. Pertanian organik perlu dilakukan pada area khusus yang telah disertifikasi sebagai lahan organik. Kriteria lahan organik yaitu lahan yang tidak terkontaminasi dengan penggunaan bahan kimia yang sangat terbatas. Pada beberapa negara, penggunaan bahan sintetis bahkan tidak diperbolehkan sama sekali. Itulah mengapa untuk memulai pertanian organik bukan merupakan proses yang sederhana.

Kesimpulannya, metode pertanian organik menyediakan petani cara untuk mendukung pertanian secara berkelanjutan. Pertanian merupakan aspek penting bagi kehidupan manusia, untuk itulah peran masyarakat menjadi penting dalam pembangunan pertanian dan pelestarian sumber daya alam.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *