Agrituner, Sumedang. Last Sunday (5/1) in Taman Rainbow Cileunyi, has been held Ruang Rindang Difabel by Pohon Rindang Community and Rumah Anak Spesial Sumedang.

Ruang Rindang Difabel with the slogan of “Bahagia Bersama (Happy Together) held to invite the citizens of Bandung and Sumedang to be more aware about their surroundings especially the children with special needs. About 25 children and their parents were invited to the event. This particular activity is a new experience for the families, it was the first time they went to an event in group, rather than individual separated therapy as usual.

A series of activities was held during the event, the parents were participating in the parenting seminar and the children were guided to a bunch of games for their censor and motor exercise. Parenting Seminar was held in the hall of the venue with the speaker Kang Tony Raharjo, a family counselor along with Tia Rahmi Mutiani as the moderator. On the other side of the park, the children were accompanied by the facilitator to undergo a simple exercise, storytelling, relay games, and planting trees. In this occasion, Harlino Nandha and Rina Aryanti from Agrituner Initiative facilitated the planting tree activity for the children. The participants were excited for the event. Not to mention that they were enthusiast to get an examination in the medical check corner after the main activity.

“The event was fun for the children and the seminar run smoothly” said Mrs. Nikita, one of the participants. On the other hand, Intan Nurcholis as amember of the committee expected that this event can raise the people awareness about the children with special needs.

It seems like Ruang Rindang Difabel is not only can be a platform to raise people awareness about others, but also about the environment by planting the trees. That was expected to spark a better synergy between people and their surroundings in the future.

Agrituner, Sumedang. Pagi hari Minggu (5/1) lalu di Taman Rainbow Cileunyi, telah diadakan kegiatan Ruang Rindang Difabel yang diselenggarakan oleh Komunitas Pohon Rindang beserta Rumah Anak Spesial Sumedang.

Kegiatan Ruang Rindang Difabel dengan jargon “Bersama Bahagia” hadir untuk mengajak masyarakat sekitar Bandung dan Sumedang agar lebih peka terhadap lingkungan sekitar terutama anak-anak dengan kebutuhan khusus. Sebanyak 25 anak difabel beserta kedua orang tuanya diajak untuk berkegiatan bersama dalam rangkaian acara yang diselenggarakan. Adanya kegiatan ini merupakan pengalaman berbeda bagi mayoritas keluarga, hal ini dikarenakan umumnya mereka melakukan kegiatan terapi secara terpisah dan baru kali ini bersama-sama berkegiatan di satu tempat.

Berbagai aktivitas dilaksanakan pada kegiatan ini yaitu seminar parenting untuk orang tua serta berbagai permainan yang mengasah sensor-motorik anak-anak difabel. Seminar Parenting yang diadakan di aula taman, dipandu oleh Kang Tony Raharjo, seorang konselor keluarga beserta Tia Rahmi Mutiani selaku moderator. Di bagian lapangan taman, anak-anak dipandu oleh fasilitator untuk melakukan berbagai aktivitas sensor-motorik seperti senam bersama, bercerita, permainan estafet, serta menanam pohon. Pada kesempatan ini, Agrituner Initiative melalui Harlino Nandha dan Rina Aryanti berperan sebagai fasilitator untuk kegiatan menanam pohon bagi anak-anak. Peserta kegiatan tampak antusias untuk mengikuti jalannya acara yang berlangsung hingga siang hari. Tidak hanya itu, para orang tua dan anak juga antusias melakukan cek kesehatan di salah satu booth yang disediakan.

“Acaranya menyenangkan bagi anak-anak dan seminar berjalan lancar” tutur Ibu Nikita yang hadir pada kegiatan ini. Di lain pihak, Intan Nurcholis selaku anggota divisi acara dari Ruang Rindang Difabel berharap bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan awareness masyarakat terhadap anak terutama yang memiliki kebutuhan khusus.

Nampaknya, Ruang Rindang Difabel tidak hanya dapat menjadi wadah untuk mengajak masyarakat agar lebih peduli dengan sesama, melainkan juga peduli terhadap lingkungan dengan aktivitas menanam pohon. Sehingga, diharapkan dapat muncul sinergi antara manusia dan sekitarnya secara lebih baik di masa yang akan datang. 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *