Big cities in Indonesia have a bad level of air pollution. Even one of those cities stated as the city with the highest air pollution in the world by AirVisual (air pollution mapping service origin from Switzerland) in the year of 2019. Green space can be one of the available alternatives for reducing air pollution, what are the benefits of having green space in the area?

Green space is an open space which dedicated as a place for plants to grow that can be in a form of a park, sports arena, or a city forest. The function of a green space is for the ecology, aesthetic, education, even the socio-cultural and economic. The presence of green space not just beautiful, but also relaxing and support the regulation of micro climate in the area. The other function is the green space can be used as a recreational area that promotes the economic activity and social interaction nearby.

If we look around now, is there a lot of green space available? Actually, the regulation in Indonesia stated that every city need to have at least 30% of its total area for a green space. There are plenty of cities that haven’t matched that criteria. Whereas, the green space will be beneficial to help the environment to get better. Not only to reduce the air pollution, but also for a better water infiltration. Have you ever imagined that adequate number of optimum functional green spaces can reduce the flood potential in your neighborhood?

The presence of green space can guarantee the balance of city ecosystem. Thus, it will promote the quality of our environment. Let us take care of the green space nearby!

Kota-kota besar yang ada di Indonesia memiliki tingkat polusi udara yang kurang baik. Bahkan, salah satu diantara kota tersebut memiliki polusi udara tertinggi di dunia versi AirVisual (penyedia pemetaan polusi asal Swiss) pada tahun 2019 lalu. Ruang terbuka hijau dalam tata kota menjadi satu dari sekian banyak alternatif yang dapat dipilih dalam mengurangi polusi udara, apa saja manfaat dari adanya ruang terbuka hijau?

Ruang terbuka hijau (RTH) merupakan luasan lahan sebagai tempat tumbuh tanaman yang dapat berupa taman, sarana olahraga, maupun hutan kota. Fungsi dari RTH diantaranya untuk ekologi, estetika, pendidikan, hingga sosial-budaya dan ekonomi. Adanya ruang terbuka hijau selain indah dan menciptakan suasana nyaman, juga mendukung pengaturan iklim mikro di lingkungan tersebut. Peran lain yaitu sebagai sarana rekreasi yang dapat meningkatkan kegiatan ekonomi serta interaksi sosial di sekitar RTH.

Kalau sekarang melihat di sekitar kita, apakah masih banyak RTH yang kita temui? Sejatinya, peraturan yang berlaku di Indonesia mengharuskan setidaknya setiap kota memiliki 30% luasan yang diperuntukkan sebagai ruang terbuka hijau. Namun, masih banyak daerah yang memiliki luasan RTH di bawah persentase tersebut. Padahal, dengan adanya RTH akan sangat membantu lingkungan sekitar kita kualitasnya menjadi lebih baik. Tidak hanya dari segi polusi udara yang berkurang, tetapi serapan air yang lebih baik. Pernahkah terbayang bahwa dengan ruang terbuka hijau yang berfungsi optimal dan dalam jumlah yang cukup akan mengurangi potensi banjir di sekitar kamu?

Keberadaan RTH akan menjamin keseimbangan ekosistem kota. Sehingga dapat meningkatkan kualitas lingkungan di sekitar kita. Yuk mulai merawat RTH yang ada di sekitar kita!

Ditulis oleh Aris Kurniawan

Alih bahasa dan sunting oleh Harlino Nandha Prayudha

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *