Most of the people only know the vegetables they eat as what they see on the table. Likely, people never imagine that one big set of cabbage, begins with a tiny seed that is slightly bigger than a single grain of sand. Indeed, it is a true beauty of nature, if people can handle it with care.

Growing vegetables from seeds it’s quite an easy process when we know what to do and when. At the initial stage, seeds need an adequate amount of water to germinate, and it is crucial for the development of the plants. Water works as the trigger for the germination process, the seed needs water to initiate root and foliage. To make sure the seeds have a good start, it is necessary to know what is the requirement for the plants. Some seedlings need to be put separately in every single planting hole, while on the other hand, some vegetable seeds can be spread randomly on the surface layer of soil and grow well. 

The phase where the sprout starts to grow is important for the later development of the plant. This is the time when the young plant needs an adequate amount of sunlight to harden their stem. To successfully do this step, the plants need to adapt with sunlight by putting it in a shady place then increase the light exposure gradually. The other thing that needs to be considered is the timing of fertilizer application. Careful fertilizer application will hinder the plant from salt burn, it is when the amount of fertilizer is too much for the young plant and it goes wilt.

So, growing vegetable seeds from home is not that hard, right?

Kebanyakan orang hanya mengetahui sayur sebagaimana yang mereka lihat di meja. Sepertinya, orang-orang tidak pernah membayangkan bahwa kubis dengan ukuran yang besar, bermula dari sebuah benih kecil yang ukurannya tidak begitu lebih besar dari butiran pasir. Benar saja, itu adalah keindahan alam, ketika manusia bisa merawatnya dengan baik.

Menanam sayuran dari benih adalah proses yang mudah ketika kita mengetahui apa yang harus dilakukan dan kapan. Pada saat awal, benih membutuhkan air dalam jumlah yang cukup untuk berkecambah, dan itu sangat penting untuk perkembangan tanaman. Air bekerja sebagai pemicu untuk proses perkecambahan, benih membutuhkan air untuk menginisiasi akar dan bakal daun. Untuk memastikan benih memiliki permulaan yang baik, sudah seharusnya untuk mengetahui kebutuhan tanaman. Beberapa benih harus ditempatkan di setiap lubang tanam yang berbeda, sedangkan beberapa benih lainnya dapat ditebar secara acak di atas permukaan tanah dan tumbuh dengan baik.

Fase ketika tanaman mulai bertunas sangat penting untuk pertumbuhan lanjutan tanaman. Pada waktu ini, tanaman muda membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk memperkuat batang tanaman. Untuk berhasil melalui fase ini, tanaman harus mampu beradaptasi dengan cahaya matahari dengan cara ditempatkan pada naungan untuk kemudian secara bertahap diberi paparan cahaya matahari. Hal lain yang harus diperhatikan adalah waktu pengaplikasian pupuk. Aplikasi pupuk yang tepat dapat menghindarkan tanaman dari ‘terbakar’, hal ini disebabkan dosis pupuk yang terlalu tinggi sehingga tanaman muda menjadi layu.

Jadi, menanam sayuran di rumah tidak sulit bukan?

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *