Mustard greens is considered as one of the most popular vegetables to be planted in the backyard. Although in Indonesia the call of mustard greens is referring to choy sum, there are a lot of variety out there. The following are some types of mustard greens that must be known before starting gardening.

Through its appearance, shape, and colour, mustard green can be differentiated. In general, mustard greens that we knew were choy sum, chinese cabbage, and bok choy. Each of the greens has its own characteristic on its appearance. The distinct between choy sum and chinese cabbage was the colour of leaves in choy sum were darker. Moreover, choy sum has a short and thin stem while the chinese cabbage formation looks like real cabbages. The unique of chinese cabbage was the colour of its stem gradually turning from white to bright green. The leaves were curly and not following the leaves stem. Then there was bok choy. Bok choy leaves formed similar to spoons. The shape of the plant is similar to choy sum but with a smaller size. Thus, the stem of bok choy was lighter in colour and wider compared to choy sum.

The three of mustard greens were high in fiber, minerals, and vitamins such as vitamin A, B, and C. That is why, according to the study by Journal of Human Health Research, mustard greens can improve the immune, heart health, and gastric infection. On the other hand, the advantages of mustard greens was also easy to plant at home i.e the choy sum that can be planted in our home garden with a simple care. Mustard greens can grow well at home if it is planted in a good location, media, and handled with care.

The harvest time of vegetables depends on how well the plant grows and the maintenance. Choy sum and bok choy that are planted from its seeds can be harvested around 30 – 50 days from plating, it can be faster around 25 – 30 days if it undergoes a nursery first. Then, chinese cabbage can be harvested around 30-60 days after planting and it is better to undergo a nursery at the beginning. 

A lot of mustard greens can be planted at many places. So, are you ready to begin your garden at home?

Author: Sagaria Arinal
Editor: Harlino Nandha Prayudha
Illustration: Sagaria Arinal

Get to know more and learn about urban farming from our class
https://www.youtube.com/watch?v=KWzYTBZdM30

Sawi adalah salah satu sayuran yang menjadi primadona untuk ditanam di pekarangan rumah. Meskipun di Indonesia penyebutan sawi mengacu pada sawi hijau, terdapat berbagai jenis sawi yang ada di luaran sana. Berikut ini adalah beberapa jenis anggota famili sawi yang wajib diketahui sebelum mulai berkebun.

Sawi dapat dibedakan melalui penampilannya yaitu dari bentuk maupun warnanya. Secara umum sawi yang kita kenal adalah sawi hijau, sawi putih, dan sawi sendok. Masing-masing sawi tersebut memiliki ciri khusus pada penampilannya. Ciri khusus yang dimiliki sawi hijau yaitu warna hijau daunnya lebih tua daripada sawi putih. Sawi hijau memiliki batang yang pendek namun tegap dengan tangkai daun yang sedikit pipih. Sedangkan bentuk sawi putih atau yang dikenal dengan nama petsai ini mirip seperti kubis. Keunikan sawi putih terdapat pada warna daunnya yang bergradasi dari putih ke hijau terang. Tekstur dari daunnya bergelombang dan tidak mengikuti tulang daun. Kemudian ada jenis sawi bernama sawi sendok atau biasa disebut pak choy. Sayuran ini dinamakan sawi sendok karena bentuk daunnya yang menyerupai sendok. Sawi sendok memiliki bentuk mirip dengan sawi hijau namun dari segi ukuran lebih kecil dan pendek. Pada bagian batang, sawi sendok memiliki warna hijau keputihan yang lebih lebar daripada sawi hijau yang memanjang dan kecil.

Ketiga jenis famili sawi mengandung serat, mineral serta vitamin yang cukup tinggi seperti vitamin A, vitamin B, dan vitamin C. Oleh karena itu, menurut laporan Journal of Human Health Research, manfaat sawi bagi tubuh dapat meningkatkan imunitas, menjaga kesehatan jantung dan mampu melawan infeksi lambung. Sementara itu, kelebihan sayuran sawi tidak hanya terdapat pada nutrisi yang dikandungnya karena sawi juga termasuk kedalam sayuran yang mudah untuk ditanam dan dipelihara di rumah. Contohnya sawi hijau yang dapat ditanam di lahan sempit atau di kebun atap rumah dengan perlakuan yang ringan. Sawi sudah bisa tumbuh dengan baik dengan menggunakan media tanam yang bagus serta penyiraman yang rutin bersamaan dengan pemilihan lokasi tanam yang cocok dan menjaga kebersihan lahan.

Masa panen sayuran tergantung pada pertumbuhan tanaman serta pemeliharaannya. Untuk sayuran sawi hijau dan sawi sendok terdapat 2 tipe masa panen. Apabila menanamnya langsung dari biji maka umur panennya 30 – 50 hari dari penanaman, namun jika ditanam dari persemaian maka umur panennya bisa lebih cepat yaitu 25 – 30 hari setelah tanam. Sedangkan pemanenan sayur sawi putih hanya bisa dilakukan 30 – 60 hari setelah menanam bibitnya, khusus petsai lebih baik ditanam dari benih yang sudah disemai terlebih dahulu. 

Terdapat berbagai jenis sawi yang dapat ditanam di berbagai tempat. Jadi, apakah sudah siap memulai kebun di rumah?

Author: Sagaria Arinal
Editor: Harlino Nandha Prayudha
Illustration: Sagaria Arinal

Cari tahu lebih banyak dan pelajari pertanian perkotaan di kelas yang kami buat!
https://www.youtube.com/watch?v=KWzYTBZdM30

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *